Perbubahan iklim. Ya… topik ini yang telah diangkat dalam lomba ini. Lebih tepatnya saya memilih topik perubahan iklim yang dialami dalam keseharian. Perubahan iklim adalah perubahan keadaan bumi secara global. Apa yang ada dalam pikiran anda apabila mendapat pertanyaan “apakah perubahan iklim itu?” orang awam seperti saya akan menjawab perubahan yang menyebabkan bumi menjadi lebih panas.
Perubahan itu tidak akan terjadi bila tidak ada yang merubahnya. Siapakah yang merubahnya? Jawabannya tidak lain dan tidak bukan adalah kita sendiri. Manusia kadang melakukan hal yang tidak disadari merusak lingkungannya sendiri. Seperti yang biasa kita lakukan, dengan menggukan bahan-bahan yang dapat merusak lapisan atmosphere yang tentunya dapat mempengaruhi keadaan iklim di bumi kita. Adanya efek rumah kaca juga sangat berpengaruh atas perubahan iklim yang terjadi di bumi ini, apa lagi ditambahi dengan adanya pencairan es di kutub, serta global warming yang telah merambah menggerogoti bumi kita ini. ya tapi itu semua juga karena ulah kita sendiri.
Berikut ini adalah contoh yang tidak baik untuk ditiru. Apa pun yang buruk itu adalah hal yang harus dijauhi. Mari kita simak cerita berikut ini: Seorang anak yang sudah cukup dewasa sedang bersantai-santai di depan rumah sambil membaca komik. Dia melihat ibunya yang keluar dari dalam rumah sambil membawa satu kantung plastic yang dia belum tau apa isi di dalamnya. Dia bertanya kepada ibunya, “Bu, apa itu?” (sambil menunjuk ke arah kantung plastic yang dibawa ibunya) Ibu menjawab dengan entengnya, “Sampah kepala ikan yang akan ibu buang di belakang sana.” Ya… itu adalah suatu tempat dimana para ibu-ibu sering membuang sampah-sampah kecil rumah tangga. Si-anak membalas, “Bu, bukannya tempat itu sudah dilarang untuk dibuangi sampah ya?” ibu menjawab, “iya nak, tapi ini hanyalah sampah kecil yang tidak akan menyebabkan tanah lapang yang curam itu longsor atau pun di sekitar polusi-polusi seperti apa yang telah dikatakan oleh Pak RT kemarin.” Anak ini kembali membantah, “Bu, ibu-ibu di perkampungan kita kan cukup banyak. Bayangkan saja apa yang terjadi bila semua ibi-ibu ini beranggapan sama seperti ibu, dan tetap membuang sampah ini ke belakang itu? Dan besar kecil atau banyak sedikitnya setiap orang itu beda kan? ” ibunya menjawab sambil berjalan terus, “Alah nak, tak usah berfikir sejauh itu. Ibu juga hanya membuang satu kantung ini.” Anak ini berbicara sendiri, “Bagaimana kalau semua ibu-ibu di perkampungan ini membuang sampah rumah tangga mereka di sana? Dan bagaimana kalau ini terjadi sampai bertahun-tahun? Pasti sampah di sana menggunung.” (-_________-)
Anak ini adalah seorang anak yang sangat berpotensial, tapi dia juga pemalas. Jadi dia hanya berkata-kata tapi tidak melakukan apa-apa. Jadi setelah beberapa tahun, tempat sampah besar itu menjadi semakin besar. Tak ada satu orangpun yang mau mengurusinya atau bertindak untuk mengurangi volume sampah. Benar apa yang dikatakan oleh pemuda itu, sekarang tempat itu menjadi sangat kumuh dan menjijikan. Apa boleh buat? Dia pasti tidak sanggup membersihkan semua itu. Alhasil, semua sampah-sampah itu dibiarkan seperti itu, bau yang tidak enak, pemandangan yang sangat tidak nyaman untuk dipandang, dan juga pemukiman para penduduk yang mulai kumuh. Itulah hasil dari kelalaian manusia. Memang gampang untuk berfikir dan gampang sekali untuk berkata-kata. Tetapi apakah anda tau kalau dalam bertindak itu harus memilki niat dan pendirian yang teguh untuk apa yang harus dia lakukan? Sebaiknya kita sebagai pemimpin di bumi ini, kita dapat menjaga agar bumi ini tetap menjadi tempat ternyaman bagi kita semua.
Dari contoh di atas kita dapat melihat hal kecil dapat mempengaruhi kehidupan kita nantinya. Keadaan di atas dapat diminimalisir dengan menyadarkan penduduk tentang bahaya atau dampak yang akan timbul dengan pendekatan tertentu dan memberikan penjelasan yang logis dan dapat diterima secara gampang dan gamblang bagi semua lapisan masyarakat di daerah itu, sehingga mereka dapat mencerna semmua yang disajikan dengan mudah. Jadi hati-hatilah dengan apa yang akan anda lakukan. Biasakan berfikir sebelum anda bertindak.
Contoh yang lebih membahayakan yang lain adalah semakin terbatasnya sumber air bersih. Bayangkan anda hidup dengan jumlah air yang kurang untk memenuhi kebutuhan anda sehari-hari. Pastin kehidupan tidak akan berjalan sehat. Kekurangan sumber air bersih ini dapat disebabkan karena musin kemarau yang berkepanjangan. Iklim yang berubah tidak menentu. Musim kemarau yang jauh lebih panjang dibandingkan musin penghujan. Dengan hal ini haruslah kita menambah gerakan menanam pohon yang sudah terdengar cukup klasik itu. Tapi memang itulah yang perlu kita lakukan. Pohon besar yang berumur lama akan menyerap air dalam volume yang cukup banyak dan juga dapat menyimpan cadangan air bagi kita.
Perubahan iklim yang sangat tidak menentu ini juga membahayakan sumber pangan kita. Petani menanam padi menggunakan perkiraan musim yang biasanya digunakan dari bertahun-tahun lalu. Tapi semakin lama perubahan iklim inni semakin tidak menentu. Yang mengakibatkan petani gagal panen dengan adaya banjir saat padi belum atau bahkan sesaat sebelum padi dipanen. Keadaan seperti ini sangat merugikan petani, kita bahkan Negara. Akibatnya terjadi kelaparan dimana-mana. Begitu besar dampak-dampak dari perubahan iklim ini. perubahan iklim ini juga tidak akan terjadi kalau kita tidak melakukan kegiatan yang menyebabkan terusaknya lapisan atmosphere.
Dapat dikurangi dengan menanam pohon dan tidak menggunakan bahan-bahan yang merusak lapisan atmosphere dan kegiatan lain dapat kita lakukan untuk menurangi dampak perubahan iklim ini. Dan perubahan sekarang telah berlangsung. Apa yang dapat kita lakuakan selain menunggu perubahan ini benar-benar telah ada pada puncaknya? Tidakkah anda bayangkan apakah puncak dari perubahan iklim ini. Saya tidak ingin mengetahuinya. Berusahalah dengan apa yang anda punya dengan melakukan hal yang tentunya buat anda dan kita semua agar apa yang anda punya tidak menjadi percuma sekarang dan di kemudian hari nanati. Sekian artikel dari saya. Semoga artikel in bermanfaat bagi kita semua. Amiin… salam terima kasih dari saya Salma Mergiana.