:D:D:D:D:D:D

Jumat, 12 Oktober 2012

Ceritanya Kuliah

klasik sih emang cerita2 tentang ini. lama bgt gak update (padahal biasanya update cuma buat tugas2, lol). tiba2 pengen cerita aja nih. jadi aku udah lulus dari sma n 1 balikpapan. seneng bgt rasanya telah keluar dari hari2 dek2an tentang degradasi yang selalu menanti. beeh... aku lulus dari kelas akselerasi yang menurutku menyeramkan awalnya. untung aku punya temen2 seksi (serumpun akselerasi) , kalo ga ada mereka2 yang gila2 ini aku gak tau deh betah apa langsung mengajukan degradasi malah. oya, mereka udah pada kuliah juga nih. dimacem2 kota banget deh pokoknya. 

sekarang aku udah diterima di chemical engineering UGM. perjuangannya? perjuangannya itu aku mulai dari kelas 1 sma. jadi aku diterima lewat jalur snmptn undangan. masukkin nilai2 rapor gitu. terus nunggu pengumuman. sedek2an apa tau gak sih? parah! gile lah pokoknya. harus nyoba sendiri kalo emang mau tau. pilih jgn cuma asal pilih. cari info ttg itu dan ukur sama kemampuan kamu dan apa yang udah kamu dapet yg ada di rapotmu. anggep snmptn itu hadiah dari kerja keras kita sewaktu sma. haha selamat berjuang temen2 yg kelas 12! ;p jadi tips trick gt ya? apaan yak..... aku belajar emang mungkin tergolong giat biarpun gak giat2 banget. tapi kalo ulangan emang udah bener2 giat (sks) hahaha bener2 sampe teler gt. badan panas dll. ini jangan ditiru banget deh. nah dulu kan gitu teler2nya pas ulangan aja. ini sekarang pas kuliah setiap hari. hampir setiap hari coba. alamaaaaaaaaaaak. aku kirain kuliah bakalan membuka lembaran baru yang indah2 kayak di film2. indah banget ternyata :3 wkkkk cobain deh ntar sendiri. di tekkim ugm ini kakak2nya rajin2 gt ternyata. aku aja agak kaget, kagum sama mereka semua. tidur maximal itu 5 jam kata salah satu dosen. dan sisanya adalah belajar, kuliah, organisasi dkk gt. aku masuk ke salah satu bso. yaitu mapateka. setealah ditolak oprec 1 kmtk :( haha cedih. yah taun depan mau coba lagi :D! semoga bisa. mapateka ini adalah mahasiswa pecinta alam teknik kimia. asik gak tuh? asik bgt. kakak2nya itu parah bet! lucu puol! ada kakak2 yg suka dibully. sabar ya kakak hahaha

pengalaman mapateka, kemarin aku udah sempet beach camp gitu. tertinggal rombongan coba! aku dibonceng mas jessie. nah bensin motornya kan abis tuh. belok deh. ternyata! kita tertinggal. serem bgt jalanan di gunung kidul dan sekitarnya kan kecil gitu yak. terus malem2 gt gelap bgt. cuma ada motor satu. yaitu kita ._. untung atas kecerdasanku (wkkk) kecerdasan mas jessie maksudnya. kita melaju dengan cepat dan sempat nanya warga juga. akhirnya sampai di beach! kita adalah yg pertama sampai sanaaaaaaaaaaaaaaa~ apaan coba? agak serem sih. kok kita gak ketemu rombongan yg duluan. hah untung deh sampe dgn selamat. oya, maaf apabila motornya mas jessie rusak keberatan yg dibelakang ._. 

sekarang aku mau uts. sebulan kuliah. uts. cool? yes! wish me luck! kapan2 aku ceritain lebih detail semuanya yak. doain ya utsku bernilai sangat baik :p aamiin..

Sabtu, 22 Januari 2011

Perubahan Iklim yang Dialami Dalam Keseharian


Perbubahan iklim. Ya… topik ini yang telah diangkat dalam lomba ini. Lebih tepatnya saya memilih topik perubahan iklim yang dialami dalam keseharian. Perubahan iklim adalah perubahan keadaan bumi secara global. Apa yang ada dalam pikiran anda apabila mendapat pertanyaan “apakah perubahan iklim itu?” orang awam seperti saya akan menjawab perubahan yang menyebabkan bumi menjadi lebih panas.

Perubahan itu tidak akan terjadi bila tidak ada yang merubahnya. Siapakah yang merubahnya? Jawabannya tidak lain dan tidak bukan adalah kita sendiri. Manusia kadang melakukan hal yang tidak disadari merusak lingkungannya sendiri. Seperti yang biasa kita lakukan, dengan menggukan bahan-bahan yang dapat merusak lapisan atmosphere yang tentunya dapat mempengaruhi keadaan iklim di bumi kita. Adanya efek rumah kaca juga sangat berpengaruh atas perubahan iklim yang terjadi di bumi ini, apa lagi ditambahi dengan adanya pencairan es di kutub, serta global warming yang telah merambah menggerogoti bumi kita ini. ya tapi itu semua juga karena ulah kita sendiri.

Berikut ini adalah contoh yang tidak baik untuk ditiru. Apa pun yang buruk itu adalah hal yang harus dijauhi. Mari kita simak cerita berikut ini: Seorang anak yang sudah cukup dewasa sedang bersantai-santai di depan rumah sambil membaca komik. Dia melihat ibunya yang keluar dari dalam rumah sambil membawa satu kantung plastic yang dia belum tau apa isi di dalamnya. Dia bertanya kepada ibunya, “Bu, apa itu?” (sambil menunjuk ke arah kantung plastic yang dibawa ibunya) Ibu menjawab dengan entengnya, “Sampah kepala ikan yang akan ibu buang di belakang sana.” Ya… itu adalah suatu tempat dimana para ibu-ibu sering membuang sampah-sampah kecil rumah tangga. Si-anak membalas, “Bu, bukannya tempat itu sudah dilarang untuk dibuangi sampah ya?” ibu menjawab, “iya nak, tapi ini hanyalah sampah kecil yang tidak akan menyebabkan tanah lapang yang curam itu longsor atau pun di sekitar polusi-polusi seperti apa yang telah dikatakan oleh Pak RT kemarin.” Anak ini kembali membantah, “Bu, ibu-ibu di perkampungan kita kan cukup banyak. Bayangkan saja apa yang terjadi bila semua ibi-ibu ini beranggapan sama seperti ibu, dan tetap membuang sampah ini ke belakang itu? Dan besar kecil atau banyak sedikitnya setiap orang itu beda kan? ” ibunya menjawab sambil berjalan terus, “Alah nak, tak usah berfikir sejauh itu. Ibu juga hanya membuang satu kantung ini.” Anak ini berbicara sendiri, “Bagaimana kalau semua ibu-ibu di perkampungan ini membuang sampah rumah tangga mereka di sana? Dan bagaimana kalau ini terjadi sampai bertahun-tahun? Pasti sampah di sana menggunung.” (-_________-)

Anak ini adalah seorang anak yang sangat berpotensial, tapi dia juga pemalas. Jadi dia hanya berkata-kata tapi tidak melakukan apa-apa. Jadi setelah beberapa tahun, tempat sampah besar itu menjadi semakin besar. Tak ada satu orangpun yang mau mengurusinya atau bertindak untuk mengurangi volume sampah. Benar apa yang dikatakan oleh pemuda itu, sekarang tempat itu menjadi sangat kumuh dan menjijikan. Apa boleh buat? Dia pasti tidak sanggup membersihkan semua itu. Alhasil, semua sampah-sampah itu dibiarkan seperti itu, bau yang tidak enak, pemandangan yang sangat tidak nyaman untuk dipandang, dan juga pemukiman para penduduk yang mulai kumuh. Itulah hasil dari kelalaian manusia. Memang gampang untuk berfikir dan gampang sekali untuk berkata-kata. Tetapi apakah anda tau kalau dalam bertindak itu harus memilki niat dan pendirian yang teguh untuk apa yang harus dia lakukan? Sebaiknya kita sebagai pemimpin di bumi ini, kita dapat menjaga agar bumi ini tetap menjadi tempat ternyaman bagi kita semua.

Dari contoh di atas kita dapat melihat hal kecil dapat mempengaruhi kehidupan kita nantinya. Keadaan di atas dapat diminimalisir dengan menyadarkan penduduk tentang bahaya atau dampak yang akan timbul dengan pendekatan tertentu dan memberikan penjelasan yang logis dan dapat diterima secara gampang dan gamblang bagi semua lapisan masyarakat di daerah itu, sehingga mereka dapat mencerna semmua yang disajikan dengan mudah. Jadi hati-hatilah dengan apa yang akan anda lakukan. Biasakan berfikir sebelum anda bertindak.

Contoh yang lebih membahayakan yang lain adalah semakin terbatasnya sumber air bersih. Bayangkan anda hidup dengan jumlah air yang kurang untk memenuhi kebutuhan anda sehari-hari. Pastin kehidupan tidak akan berjalan sehat. Kekurangan sumber air bersih ini dapat disebabkan karena musin kemarau yang berkepanjangan. Iklim yang berubah tidak menentu. Musim kemarau yang jauh lebih panjang dibandingkan musin penghujan. Dengan hal ini haruslah kita menambah gerakan menanam pohon yang sudah terdengar cukup klasik itu. Tapi memang itulah yang perlu kita lakukan. Pohon besar yang berumur lama akan menyerap air dalam volume yang cukup banyak dan juga dapat menyimpan cadangan air bagi kita.

Perubahan iklim yang sangat tidak menentu ini juga membahayakan sumber pangan kita. Petani menanam padi menggunakan perkiraan musim yang biasanya digunakan dari bertahun-tahun lalu. Tapi semakin lama perubahan iklim inni semakin tidak menentu. Yang mengakibatkan petani gagal panen dengan adaya banjir saat padi belum atau bahkan sesaat sebelum padi dipanen. Keadaan seperti ini sangat merugikan petani, kita bahkan Negara. Akibatnya terjadi kelaparan dimana-mana. Begitu besar dampak-dampak dari perubahan iklim ini. perubahan iklim ini juga tidak akan terjadi kalau kita tidak melakukan kegiatan yang menyebabkan terusaknya lapisan atmosphere.

Dapat dikurangi dengan menanam pohon dan tidak menggunakan bahan-bahan yang merusak lapisan atmosphere dan kegiatan lain dapat kita lakukan untuk menurangi dampak perubahan iklim ini. Dan perubahan sekarang telah berlangsung. Apa yang dapat kita lakuakan selain menunggu perubahan ini benar-benar telah ada pada puncaknya? Tidakkah anda bayangkan apakah puncak dari perubahan iklim ini. Saya tidak ingin mengetahuinya. Berusahalah dengan apa yang anda punya dengan melakukan hal yang tentunya buat anda dan kita semua agar apa yang anda punya tidak menjadi percuma sekarang dan di kemudian hari nanati. Sekian artikel dari saya. Semoga artikel in bermanfaat bagi kita semua. Amiin… salam terima kasih dari saya Salma Mergiana.

Minggu, 14 November 2010

TSUNAMI DI MENTAWAI 25 OKTOBER 2010

Seperti yang telah sering kita dengar, di Mentawai baru saja terjadi gempa yang dibarengi dengan tsunami yang lumayan dahsyat. Bayangkan saja di daerah terpencil di Pulau Pagai, Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat bencana seperti itu terjadi. Bagaimana cara kita membantu? Cukup sulit menjangkau tempat-tempat di sana. Berikut adalah sedikit uraian tentang gempa sekaligus tsunami yang baru saja terjadi di Mentawai Sumatera Barat.

letak mentawai dan sumber gempa

Kejadian itu dimulai pada tanggal 25 oktober 2010 sehari sebelum letusan pertama gunung Merapi. Gempa sudah tak henti-hentinya menerjang tempat itu. Akhirnya gempa yang besarnya 7,2 skala richter yang menyebabkan tsunami pun terjadi. Mentawai pun luluh lantak dan mengingatkan kita tentang tsunami di Aceh –‘. Tsunami yang begitu dasyat dengan korban tewas mencapai 447 jiwa, hilang 56 orang, luka berat 173 orang dan luka ringan 325 orang. Sementara jumlah pengungsi sebanyak 15.353 jiwa. Sedangkan untuk bangunan rusak berat mencapai 517 rumah warga, 6 rumah dinas pemda, 7 jembatan, 2 resort dan 7 rumah ibadah. Lokasinya di kecamatan Pagai Selatan, Pagai Utara, Sikakap dan Sipora. Mengharuskan kita semua untuk membantu semua saudara-saudara kita di sana yang tertimpa musibah.

foto saudara kita yang perlu bantuan kita :) 


Walaupun akses ke sana cukup sulit, tapi semua orang sudah berusaha membantu. Dengan via udara maupun air. Pemerintah menyiapkan dana Rp 200 miliar untuk relokasi warga Mentawai pasca tsunami. Pelaksaannya akan berlangsung dalam tahap rekontruksi dan rehabilitasi sedang dimatangkan pemerintah pusat dan daerah.  Dan bagaimana dengan kita? Berusahalah semampu kita untuk menyumbang apa saja yang kita bisa. Seperti baju yang masih layak untik dipakai, sembako, selimut, obat- obatan, dan apa saja yang mereka butuhkan, serta doa untuk mereka. 


foto saudara kita saat mengambil bantuan dari kita semua :)

Semoga mereka diberi ketabahan aamiin :D

Sabtu, 13 November 2010

MERAPI 26 0KTOBER 2010

sumber: google.com
Berikut ini adalah artikel saya tentang Gunung merapi yang baru saja meletus akhir-akhir ini. Gunung merapi adalah sebuah gunung yang teletak di Jawa Tengah dan Yogyakarta, Indoneia. Tepatnya di koordinat 7°32,5'LS dan 110°26,5' BT. Secara administratify termasuk Kabupaten Sleman, Provinsi DI. Yogyakarta, Kabupaten  Magelang, Kabupaten Boyolali , dan Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah. Gunungapi Merapi mempunyai ketinggian 2,968 meter dari permukaan air laut.

Gunung Merapi adalah yang termuda dalam kumpulan gunung berapi di bagian selatan Pulau Jawa. Gunung ini terletak di zona subduksi, dimana Lempeng Indo-Australia terus bergerak ke bawah Lempeng Eurasia. Letusan di daerah tersebut berlangsung sejak 400.000 tahun lalu, dan sampai 10.000 tahun lalu jenis letusannya adalah efusif. Setelah itu, letusannya menjadi eksplosif, dengan lava kental yang menimbulkan kubah-kubah lava.

Pada tahun 2010 ini, tepatnya pada 26 Oktober.  Merapi mulai menampakan tanda-tanda kalau dia ingin memuntahkan lava pijar, wedus gembel, lahar dingin dan apa saja yang ingin dia keluarkan.

Berikut adalah kronologi letusan Gunung Merapi 26 Oktober:
Ada 4 seismograf untuk mengamati akvitas vulkanik Merapi, yang diletakkan di Klatakan/Babadan/Magelang (sisi barat); Pusunglondon/Selo/Boyolali (utara); Deles/Klaten (timur/tenggara); dan Plawangan/Turgo/Kaliurang (selatan).

Menjelang Pukul 16.00 WIB, aktivitas vulkanik masih cenderung naik, pasca naiknya status menjadi “Awas” sejak sehari sebelumnya. Secara visual melalui kamera yang diletakkan di pos pengamatan lereng Merapi tidak bisa diamati langsung karena tertutup kabut tebal sejak beberapa jam sebelumnya (foto pojok kiri bawah). Bahkan pos-pos yang berada di lereng Merapi pun melaporkan bahwa mereka tidak bisa memantau secara visual. Komunikasi melalui jaringan radio HT.

Pukul 16.00 – 17.00 WIB, ada peningkatan aktivitas cukup signifikan meliputi gempa vulkanik, multiphase (MP), guguran, dsb. Tapi masih dianggap belum ‘cukup’ berbahaya. Tak ada gambaran visual sama sekali. Semua hanya tergantung pada alat-alat. Sempat ada wawancara oleh sejumlah media nasional pada petugas terkait kemungkinan/skenario letusan yang akan terjadi

Pukul 17.00 – 17.30 WIB, terjadi lonjakan aktivitas vulkanik yang sangat tajam, terutama mulai pukul 17.02 WIB, yang ternyata adalah luncuran awan panas. Empat seismograf tadi semuanya mencatat amplitudo getaran yang sangat lebar (besar), bahkan jarumnya pun terlepas berulang kali. Petugasmonitoring mulai sibuk dan panik luar biasa, apalagi karena besarnya amplitudo dan lamanya kejadian. Pos-pos pengamatan di lereng pun juga melaporkan demikian, hanya saja sama sekali tidak diketahui, apa itu awan panas / yg lain. Semua tertutup kabut tebal. Tak ada yang bisa menduga ada apa di balik kabut tebal itu.

17.30 WIB – 18.30 WIB, kabut masih sangat tebal dan mulai gelap. Semakin sulit untuk mengetahui apa yang terjadi di Merapi. Empat seismograf masih saja mencatat getaran yang sangat besar (dan lagi-lagi beberapa kali jarumnya sampai lepas, dan gulungan2 kertasnya diganti cepat sekali – padahal normalnya 12 jam sekali). Petugas menyatakan ada 3 kali letusan & luncuran awan panas dan kemungkinan eksplosif menyebar ke segala arah. Petugas pusat memperintahkan pada semua petugas pos di lereng merapi untuk langsung meninggalkan pos, turun untuk evakuasi. Petugas juga menghubungi aparat-aparat di beberapa tempat, agar dilakukan evakuasi paksa untuk warga. Sirene di berbagai tempat dibunyikan. Jaringan radio HT mulai sangat crowded, begitu pula jaringan telepon di pos. Beberapa petugas terlihat sangat panik (menangis?), sembari terus berdoa dan bertakbir.

Pukul 18.30 – 19.00 WIB, petugas pusat mengeluarkan pernyataan/informasi resmi pada media, tentang terjadinya letusan ini, serta fokus sekarang adalah pada proses evakuasi. Aktivitas vulkanik yang terdeteksi di seismograf mulai menurun, kecuali 1 seismograf di Plawangan/Turgo/Kalikuning. Petugas mengkhawatirkan daerah sekitar Kinahrejo (tempat mbah Maridjan), Kaliadem, dan sekitar lereng selatan Merapi.

19.00 WIB – …, petugas di pos-pos pengamatan lereng Merapi naik kembali ke pos mereka (tapi beberapa masih dilarang untuk kembali untuk beberapa saat). Hujan kerikil dan abu mulai dilaporkan oleh pos-pos pemantauan, terutama di daerah barat daya Merapi. Bau belerang juga bisa dicium dari sekitar lereng. Aktivitas Merapi dipantau dari seismograf, terus cenderung turun, bahkan stabil normal tenang, walau beberapa kali kadang terjadi guguran material. Secara visual Merapi masih tertutup kabut, sehingga tidak ada bisa yang bisa melihat ‘seberapa besar letusan, kemana arah awan panas, dsb’. Kondisi petugas mulai tenang, bahkan beberapa kali terlihat bercanda. Wartawan dan media masih terus standby di pusat pemantauan, dan beberapa menyusul naik ke Kaliurang.

Lokasi yang terkena letusan / awan panas petang tadi, kemungkinan besar daerah-daerah sekitar lereng Merapi, dalam radius 4-6 km, terutama lereng selatan. Abu/debu vulkanik dilaporkan bahkan sampai Gombong – Kebumen. Korban yang saya ketahui kurang lebih berjumlah 151 korban tewas.

Berikut adalah keadaan di sekitar merapi setelah meletus.


pemerintah telah mulai menangani bencana ini. kita pun juga harus membantu saudara-saudara kita yang ada di sana. sedikit bagi kita belum tentu sedikit untuk mereka :)



Keuntungan dari letusan gunung merapi
Kerugian dari letusan gunung merapi
Lama kelamaan tanah akan menjadi sangat subur, sumber mineral tersebar di sekitar gunung tersebut. Dan masih banyak lagi.
Jadwal Penerbangan Terganggu, kegiatan sehari-hari menjadi terhambat, keadaan sekitar menjadi penuh abu yang menyebabkan polusi dimana-mana.

Jumat, 10 September 2010

Fisis Determinis dan Posibilis

FISIS DETERMINIS

Pagi itu ada seorang pemuda yang sedang berkelana. Berkelana adalah hidupnnya. Singkat cerita, dia mulai berjalan di tengah hutan rimba yang sangat rimbun dan juga indah, kicauan burung menghiasi derap langkahnya, dan saat itu juga, saat menikmati kicauan para burung itu, dia merasa ada yang aneh di dalam perutnya. Ya! Itu adalah panggilan alam dimana dia merasa perutnya sangat kosong dan cacing-cacing diperutnya mulai meronta-ronta meminta makan. Dan akhirnya dia menyerah. Dia memilih untuk memburu salah satu burung yang pada awalnya dia anggap suatu satwa yang sangat indah, tetapi karena perutnya sudah tidak dapat berkompromi lagi, apa boleh buat... Dia mengambil senapan yang sudah terisi peluru dan membidikannya ke arah salah satu burung yang dengan gembira melintas kesana-kemari. Setelah mendapatkan seekor burung, dia pun membersihkannya dan segera membakarnya di atas ranting-ranting yang telah membara. Setelah menunggu cukup lama, dia segera menyantap burung bakar yang menurutnya sangat lezat itu. Setelah itu, dia merasa sangat kehausan. Dia pun segera mencari sumber air minum terdekat yang ada di sekitarnya. Yap! Akhirnya dia mendapati sungai yang sangat jernih mengalir dihadapannya. Kemudian dengan sigap dia segera meminum air sebanyak-banyaknya. Dan tak lupa dia juga mengambil air untuk perjalanan selanjutnya dengan mengisikannya ke dalam wadah yang telah dia siapkan. Setelah perutnya terisi dan rasa hausnya hilang, dia teringat perkataan seorang gurunya, "Jadilah seperti padi. Semakin berisi semakin merunduk.". Tanpa pikir panjang, dia mengambil posisi di bawah pohon untuk tidur sejenak (benar-benar murid yang patuh..  -__-') . 


Setelah dia terbangun, dia melanjutkan perjalannya dan kembali menikmati suara kicauan burung-burung yang mungkin saja salah satu di antara mereka telah kehilangan saudaranya. Selain kicauan burung, dia juga mendengar suara deburan-deburan ombak. Dia terdiam sesaat, lalu berfikir dalam hati ‘apaaa??? Suara ombak? Apakah aku tidak salah dengar?’ setelah menyadari bahwa dia mendengar suara deburan-deburan ombak itu, dia segera mencari sumber suara itu. Dia mempercepat langkahnya. 

Setelah beberapa saat berjalan, akhirnya dia mendapati pantai yang sangat jauh di ujung hutan tempat dia berpijak sekarang. Dengan antusias dia berlari ke arah pantai itu. Dan ternyata di dekat pantai ada sebuah gubuk tua yang dia tak habis fikir dapat tetap berdiri walaupun biasanya air laut tentunya dapat menerjangnya kapanpun air itu mau. Dia merebahkan dirinya di sana, sambil menikmati matahari yang perlahan terbenam di hadapannya. Akhirnya, dia berfikir untuk mencari cadangan makanan untuk makan malamnya nanti. Dia ingin kembali ke hutan dan menembak burung yang seperti yang dia makan tadi. Tetapi jarak untuk ke sana cukup jauh, dia berfikir dalam hati ‘kalau aku ke sana lagi, pastilah hari sudah mulai gelap, dan akan sangat sulit untuk berburu’. Dengan fikirannya itu , akhirnya dia mempunyai ide untuk memancing ikan di laut saja daripada dia jauh-jauh ke dalam hutan lagi. Dia mengambil ranting dan meruncingi ujungnya. Niat awalnya dia ingin memancing, tetapi apadaya, dia tak membawa peralatan untuk itu. Alhasil, dia hanya membidik salah satu, dua, dan tiga ikan yang sekarang telah mati di hadapannya. Dia membakarnya lagi dengan ranting seadanya yang ada di sekitarnya. Hari pun lama-lama menjadi gelap, gelap, dan mulai mencekam. Dia juga manusia, walaupun dia adalah petualang sejati, dia tetap memiliki rasa takut terhadat apa yang dinamakan dengan hantu. Tanpa berfikir panjang setelah dia menghabiskan ikan-ikan bakarnya itu, dia langsung bergegas kembali ke gubuk yang tanpa sengaja dia temukan itu. Dia tertidur dengan sangat lelapnya.
Inspiration from: happy feet film

Taukah kalian bahwa sebenarnya pemuda ini menceritakan kepada kita tentang sebuah teori, yaitu teori FISIS DETERMINIS. Teori ini pertama kali dikemukakan oleh Fredrich Ratzel, pada tahun . Teori ini menyatakan bahwa alam itu mempengaruhi  kehidupan manusia. Seperti yang terjadi pada pemuda di atas. Pemuda itu adalah seorang petualang, dia mendapatkan makanannya dari alam, dan alam itu menentukan apa yang bisa dimanakan oleh si-pemuda itu. Jadi di  mana tempat pemuda itu berpujak, di sanalah dia mendapatkan makanan yang juga sesuai dengan lingkungannya. Di sini manusia lebih bertindak pasif, karena alam yang mempengaruhi kehidupan manusia.




FISIS POSIBILIS



Seorang anak yang sudah cukup dewasa sedang bersantai-santai di depan rumah sambil membaca komik. Dia melihat ibunya yang keluar dari dalam rumah sambil membawa satu kantung plastic yang dia belum tau apa isi di dalamnya. Dia bertanya kepada ibunya, “Bu, apa itu?” (sambil menunjuk ke arah kantung plastic yang dibawa ibunya) Ibu menjawab dengan entengnya, “Sampah kepala ikan yang akan ibu buang di belakang sana.” Ya… itu adalah suatu tempat dimana para ibu-ibu sering membuang sampah-sampah kecil rumah tangga. Si-anak membalas, “Bu, bukannya tempat itu sudah dilarang untuk dibuangi sampah ya?” ibu menjawab, “iya nak, tapi ini hanyalah sampah kecil yang tidak akan menyebabkan tanah lapang yang curam itu longsor atau pun di sekitar polusi-polusi seperti apa yang telah dikatakan oleh Pak RT kemarin.” Anak ini kembali membantah, “Bu, ibu-ibu di perkampungan kita kan cukup banyak. Bayangkan saja apa yang terjadi bila semua ibi-ibu ini beranggapan sama seperti ibu, dan tetap membuang sampah ini ke belakang itu? Dan besar kecil atau banyak sedikitnya setiap orang itu beda kan? ” ibunya menjawab sambil berjalan terus, “Alah nak, tak usah berfikir sejauh itu. Ibu juga hanya membuang satu kantung ini.” Anak ini berbicara sendiri, “Bagaimana kalau semua ibu-ibu di perkampungan ini membuang sampah rumah tangga mereka di sana? Dan bagaimana kalau ini terjadi sampai bertahun-tahun? Pasti sampah di sana menggunung.” (-_________-)
Anak ini adalah seorang anak yang sangat berpotensial, tapi dia juga pemalas. Jadi dia hanya berkata-kata tapi tidak melakukan apa-apa. Jadi setelah beberapa tahun, tempat sampah besar itu menjadi semakin besar. Tak ada satu orangpun yang mau mengurusinya atau bertindak untuk mengurangi volume sampah. Benar apa yang dikatakan oleh pemuda itu, sekarang tempat itu menjadi sangat kumuh dan menjijikan. Apa boleh buat? Dia pasti tidak sanggup membersihkan semua itu. Alhasil, semua sampah-sampah itu dibiarkan seperti itu, bau yang tidak enak, pemandangan yang sangat tidak nyaman untuk dipandang, dan juga pemukiman para penduduk yang mulai kumuh. Itulah hasil dari kelalaian manusia. Memang gampang untuk berfikir dan gampang sekali untuk berkata-kata. Tetapi apakah anda tau kalau dalam bertindak itu harus memilki niat dan pendirian yang teguh untuk apa yang harus dia lakukan? Sebaiknya kita sebagai pemimpin di bumi ini, kita dapat menjaga agar bumi ini tetap menjadi tempat ternyaman bagi kita semua.
Cerita di atas mengingngatkan tentang suatu teori yang ditemukan oleh Vidal de la Blache yang dinamakan FISIS POSOBILIS. Teori ini mengatakan bahwa, perbuatan manusia itu mempengaruhi keadaan alam. Jadi, apa yang terjadi di alam ini sebagian besar adalah perbuatan manusia. Jadi bila ala mini ada di tangan kita, mau kita apakan ala mini? Kita dapat menentukannya. Yah… di sini manusia berperan aktif dalam proses perubahan alam.